Sesuai keadaan ( Pas Banget )
Alhamdulillah materi
kuliah kali ini sangat cocok buat kita semua tentunya terutama kami.karena hari
ini seluruh guru SMA Negeri 1 Dewantara
sedang sibuk mempersiapkan acara besok,Alhamdulillah karena adanya kerja
sama maka semua pekerjaan dapat di siapkan dengan mudah ,nah samahalnya dengan
kita penulis artinya kita harus saling tolong menolong supaya buku kita terbit.
Khusus hari ini saya
sangat sibuk mulai dari pagi setelah subuh aaya sudah melakukan pekerjaan rumah
dari bersih-bersih hingga cuci-cuci,kemudian mandi dan berangkat ke
sekolah,sesampai di sekolah kami sudah di tunggu oleh berbagai jenis pekerjaan
untuk persiapan pembagian sembako peduli covid-19 sudah jelas kami harus
memantau dan membantu jalannya acara tersebut,ada yang bersih-bersih ruangan.
Ada yang bersih-bersih
taman di depan kelas artinya memotong rumput-rumput liar yang sudah
memanjang,sehingga hilang keindahan taman
Ada yang print kupon
peduli covid-19 dengan hati –hati dan teliti supaya jangan berulang nomor nya
Ada yang memeriksa
penerima dan menghitung kuponnya supaya tidak keliru,karena Alhamdulillah kami
dapat membuat 300 paket .dari guru dan tata usaha sekolah sekitar 150 paket dan
donasi luar 150 paket ada dari tokoh masyarakat,pln dan yang paling membuat
saya bahagia adalah ada dari alumni khusus letting 1995 ( letting saya )
Ada yang terima barang
sembako ,ada yang lihat lihat barang sembako yang baru samapai yaitu telur,
ayooo selvi dulu ah bareng bu asma.
Ada yang mengepak
sembako yang agak lumayan banyak yaitu 300 paket yang terdiri dari
beras,telur,minyak dan gula .
Alhamdulillah 90 persen
kerjaan kami sudah kelar,Alhamdulillah ini sembako yang siap di bagikan
besok,ini paket minyak yang sudah siap untuk di salurkan.
Intinya paket yang kami
bagikan itu perpaket terdiri dari beras ,minyak makan,gula dan telur
Disela-sela kesibukan
saya coba melirik kuliah online hari ini bersama bapak Much. Khoiri
Lalu saya membuka wa
group belajar menulis saya mulai membaca kata beliau pelan-pelan .beliau
memulai dengan mengucapkan salam ,Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat siang,
Bapak-Ibu sekalian, salam sejahtera untuk kita semua. Semoga sehat senantiasa.
Bahagia sekali kita bisa berjumpa dalam sebuah grup kreatif yang telah didesain
untuk belajar bersama, saling menguatkan, saling mengisi untuk menulis.( semoga tetap bersama )
Kemudian masuk pada
acara temu kenal dengan beliau ,inilah kata beliau Pertama-tama saya mohon izin untuk mengenalkan
diri. Saya Much. Khoiri, dosen dan penulis 42 buku dari Unesa Surabaya. Saya
mulai memuatkan tulisan di media cetak sejak 1986/1987 (kuliah semester 3),
jadi saya tidak perlu kisahkan semuanya di sini. Mohon izin saya sampaikan
biodata atau profil singkat saya berikut ini.
Setelah mendapatkan
ijin beliau langsung menulis tentang
“
Profil Much. Khoiri “
[13.06, 5/5/2020] Omjay
Buat Buku: Lahir di Desa Bacem, Madiun 24 Maret 1965, Much. Khoiri kini menjadi
dosen dan penulis buku dari FBS Universitas Negeri Surabaya (Unesa), trainer,
editor, penggerak literasi. Alumnus International Writing Program di University
of Iowa (1993) dan Summer Institute in American Studies di Chinese University
of Hong Kong (1996) ini trainer untuk
berbagai pelatihan motivasi dan literasi. Ia masuk dalam buku 50 Tokoh
Inspiratif Alumni Unesa (2014). Pernah menjadi Redaktur Pelaksana jurnal
kebudayaan Kalimas dan penasihat jurnal berbahasa Inggris Emerald. Pernah
menjadi redaktur Jurnal Sastra dan Seni. Selain menghidupkan beberapa komunitas
penulis, ia juga pernah mengomandani Ngaji Sastra di Pusat Bahasa Unesa bersama
para sastrawan. Karya-karyanya (fiksi dan nonfiksi) pernah dimuat di berbagai
media cetak, jurnal, dan onlinebaik dalam dan luar negeri. Ia telah menerbitkan
42 judul buku tentang budaya, sastra, dan menulis kreatifbaik mandiri maupun
antologi. Buku larisnya antara lain: Jejak Budaya Meretas Peradaban (2014),
Rahasia TOP Menulis (2014), Pagi Pegawai Petang Pengarang (2015), Much. Khoiri
dalam 38 Wacana (2016), kumpuis Gerbang Kata (2016), Bukan Jejak Budaya (2016),
Mata Kata: Dari Literasi Diri (2017),
Write or Die: Jangan Mati sebelum Menulis Buku (2017), Virus Emcho:
Berbagi Epidemi Inspirasi (2017), Writing Is Selling (2018), Praktik Literasi
Guru Penulis Bojonegoro (2020), Virus Emcho: Melintas Batas Ruang Waktu (2020),
dan SOS Sapa Ora Sibuk: Menulis dalam Kesibukan (2020). Sekarang dia sedang
menyiapkan naskah buku tentang menulis, budaya, literasi, dan karya sastra
(puisi dan cerpen). Dia cukup aktif menulis di
muchkhoiriunesa.blogspot.com;
www.kompasiana.com/much-khoiri; muchkhoiri.gurusiana.id.; jalindo.net;
dan sahabatpenakita.id.
Instagram: @much.khoiri
dan @emcho_bookstore.
Emailnya:
muchkhoiriunesa@gmail.com dan muchkoiri@unesa.ac.id HP/WA: 081331450689. Facebook: Much
Khoiri-90.
Beliau seakan penuh
dengan sopan santun dan tatakrama yang luar biasa baik karena beliau selalu
minta izin .,Baiklah, Bapak-Ibu sekalian, mohon izin saya memulai paparan saya
berikut ini. Semua beliau paparkan dengan sempurna.
Saya hanya akan membahas 17 strategi yang harus kita laksanakan
sebagai penulissupaya kita bisa jadi penulis sejati,berikut ini kita akan coba
kupas satu persatu hingga tuntas.
1. Tetapkan niat
menulis
Apapun yang kita lakukan kita harus
tau apasih niat kita sebenarnya,seperti kata omjay luruskan niat,Alhamdulillah
niat kami sudah lurus yaiitu menulis sebuah buku hingga selesai,bila perlu
banyak buku.yang paling penting menulislah hingga selesai.
2. Rajinlah membaca
Ini yang mungkin masih kurang dari
kami,kita masih agak malas membaca,sehingga tulisan kita tidak bermutu dan
menarik kiranya,intinya membaca,membaca dulu untuk menambah wawasan baru mulai
menulis kembali supaya tulisan kita jadi enak dibaca dan renyah tentunya
3. Gunakan alat
perekam
Kami masih lupa atau tidak ingat
merekam sesuatu padahal di tanggan kami ada Hp yang selalu di bawak tapi entah
mengapa tidak pernah merekam atau memotret sesuatu,Alhamdulillah sejak belajar menulis
ini kami jadi agak sedikit banyak memotret.merekam belum pernah mungkin akan
kami mulai sekarang atau hari ini.
4. Kobarkan inspirasi
Ini yang masih belum kami miliki
,karena inspirasi biasanya hanya dalam hati ntimbul dan tengelam,kebanyakan
tengelam lagi
5. Tentukan waktu
utama
Ini juga belum kami tentukan,buktinya
kapan ada waktu baru kami menulis,tetapi untuk menulis satu kalimat saja insya
allah sudah setiap hari artinya baru ide saja belum di kembangkan menjadi
tulisan yang utuh.
6. Bagi pemula, menulis
bebas
Alhamdulillah ini sudah kami
lalukan,kadang kami menulis tentang perasaan kami.kadang kami menulis tentang
pembicaraan di Wa,kadang kami menulis tentang makanan kadang kami menulis
tentang buah=buahan pokonya komplit dan bebas
7. Menulis di dalam hati
Nah jika ini hamper setiap waktu kami
lakukan Cuma saying banyak yang terlupakan,kadang ingat kami jadi berbicara
sendiri tetapi tidak mengeluarkan kata-kata,aneh,memang aneh sejak belajar
menulis saya jadi sangat sering menulis dalam hati
8. Menulis di waktu
utama
Mohon maaf ini yang belum bisa kami
lakukan karena kami belum punya waktu yang pasti dalam menulis,kadang
pagi,kadang siang,kadang malam yang penting kapan sempat yang jelas tetap
menulis,maafkan kami insya allah kami akan berusaha menetapkan waktu untuk
jadwal menulis
9. Manfaatkan waku
luang
Isya allah ini yang sudah kami
lakukan asalkan ada waktu luang langsung duduk di laptop dan langsung mulai
menulis nah kalau sudah menulis pasti lupa waktu untuk berhenti.terkadang saya
menulis hingga larut malam bahkan ada sampai pagi sangking tidak bisa berhenti
dari menulis,tetapi terkadang seharian tidak bisa menulis ada saja pekerjaan
yang menghalanginya
10. Menulis yang dalam
Ini masih sangat minim ,kami masih
menulis kulitnya saja belum bisa masuk kedalam
11. Menulis yang
dirasakan
Terkadang ia kita akan coba menulis
apa yang kita rasakan namun terkadang kita masih malu
12. Menulis selaras
minat dan pekerjaan
Rencananya saya memang mau menulis
tentang fisika ,tetapi sekarang saya sedang belajar menulis apa saja dahulu
13. Menulis dengan
riang
Alhamdulillah jika sudah menulis
pasti kami laksanakan dengan riang gembira hingga luppa segalanya,bahkan lupa
tidur,lupa makan dan lain lain,sejak jadi penulis saya sering lupa akan
pekerjaan saya,artinya saat sedang menulis saya melupakan semuanya
14. Menulis yang banyak
Kalau yang ini belum di coba insya
allah nanti kita akan coba menulis yang banyak,masalah editor kita kembalikan
ke omjay,tapi ingat kita edit dulu baru omjay renyahkan ok
15. Read better, write
faster
Terkadang kita lupa membaca,langsung
menulis sehingga tulisan kita berantakan dan tidak jelas ujung pangkalnya,maka
dari itu rajin-rajinlah membaca baru menulis intinya dalam membuat sebuah
tulisan yang bagus harus banyak membaca ya.
16. Buatlah motto yang
dahsyat
Ini belum pernah di buat ,baik kami
akan coba dengan motto sederhana dulu yaitu ;DJTIS artinya kerjakalah sesuatu
itu dengan disiplin,jujur,tulus,ikhlas dan sabra,kami sangat yakin jika kita
sudah punya karakter ini maka segalanya jadi indah,maka tersenyumlah selalu
kawan.
17. Menulis dengan doa
Alhamdulillah ini sudah kami
laksanakan,karena niatnya supaya tulisan kami bisa berguna bagi orang lain
kiranya.
Nah sekarang saya akan coba mengambil
kesimpilan ;
1.
Kita harus mendorong dan memotivasi diri supaya menulis
2.
Kita harus bisa tetapkan waktu
yang pasti untuk menulis setiap hari walaupun hanya satu jam saja
3.
Menulis sama halnya dengan berbicara,jadi intinya tuliskan saja apa yang
anda katakana ini pasti menarik dan mudah maka dari iitu ayooo menulis dan
jangan menyimak lagi
4.
Tuliskan aja apa yang ada di hati
5.
Buatkan motto yang membuat anda rajin menulis
6.
Jika tidak sempat menulis bicaralah dan rekamlah,nanti baru di tulis
kembali hasil rekaman tersebut
7.
Pastikan diri untuk mau dahulu,jika sudah mau tentu anda mampu nah jika
sudah mampu tentu anda bisa tunggu apalagi ayooo buruan hentakkan jari –jari anda
untuk menulis.ingat menulislah dengan jari supaya otak dan otot kita
selaraskiranya
Sekian
terima kasih semogga bermamfaat kiranhya





Bagus bu
BalasHapusalhamdulillah,terimakasih banyak bapak
Hapus